Penelitian ini bertujuan menganalisis pengendalian persediaan pada Pangkalan Tio Gas guna menjaga kelancaran operasional dan mencegah kekurangan stok elpiji 3 kg. Permasalahan utama adalah ketidakseimbangan antara pembelian dan permintaan yang menyebabkan kekosongan stok serta menurunkan kepuasan pelanggan. Metode yang digunakan adalah Economic Order Quantity (EOQ) dan Reorder Point (ROP) untuk menentukan jumlah dan waktu pemesanan optimal. Penelitian bersifat deskriptif kualitatif dengan data JanuariāJuni 2025. Hasil menunjukkan permintaan 6.350 tabung, sedangkan pembelian 6.000 tabung, dengan rata-rata kekurangan 58 tabung per bulan. Perhitungan EOQ menghasilkan 437 tabung per pemesanan dan ROP sebesar 105 tabung. Penerapan metode ini menekan biaya persediaan menjadi Rp8.720.000 per tahun serta meningkatkan efisiensi dan ketersediaan stok..
Copyrights © 2026