Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik Pemerintah Kota Baubau dalam pengelolaan sarana olahraga serta hubungannya dengan tingkat partisipasi masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-method dengan teknik survei terhadap 150 responden pengguna fasilitas olahraga publik dan wawancara terhadap informan kunci. Instrumen penelitian menggunakan adaptasi model SERVQUAL yang mencakup lima dimensi, yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, serta indikator partisipasi olahraga berupa frekuensi kunjungan dan jenis aktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik berada pada kategori cukup pada hampir seluruh dimensi. Dimensi tangibles (42,7%) dan assurance (40,7%) memperoleh penilaian baik yang relatif lebih tinggi dibanding responsiveness (32,7%) dan empathy (30,0%). Tingkat partisipasi masyarakat didominasi kategori kadang-kadang (45,3%), dengan aktivitas olahraga permainan seperti basket, voli, dan futsal sebagai kegiatan utama (48,7%). Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik berperan penting dalam membentuk tingkat partisipasi olahraga masyarakat. Peningkatan kualitas pengelolaan fasilitas dan pelayanan berbasis kebutuhan pengguna diperlukan untuk mendorong partisipasi yang lebih berkelanjutan.
Copyrights © 2026