Tapian Nauli : Jurnal Penelitian Terapan Perikananan dan Kelautan
Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Terapan Perikanan dan Kelautan

PENGARUH PADAT TEBAR TERHADAP PERTUMBUHAN, FCR DAN KELULUSHIDUPAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) PADA SISTEM DEEP WATER CULTURE (DWC)

Henry Sinaga (Unknown)
Sakti Yonni Hamonangan Purba (Unknown)
Simon Putra Telaumbanua (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh padat tebar yang berbeda terhadap pertumbuhan, konversi pakan (FCR), dan kelulushidupan benih ikan nila (Oreochromis niloticus) pada sistem Deep Water Culture (DWC). Melalui uji ANOVA, ditemukan bahwa padat tebar memiliki pengaruh signifikan terhadap panjang mutlak, bobot mutlak, dan FCR, namun tidak berpengaruh terhadap kelulushidupan benih ikan nila. Hasil uji ANOVA menunjukkan nilai F-hitung yang lebih tinggi dibandingkan dengan nilai F-tabel untuk panjang dan bobot, yang menegaskan signifikansi perbedaan antar perlakuan padat tebar (Panjang Mutlak: F-hitung = 58,43 > F-tabel = 4,07; Bobot Mutlak: F-hitung = 34,91 > F-tabel = 4,12). Padat tebar sebesar 30 ekor per unit (P2) menghasilkan performa terbaik dengan panjang mutlak tertinggi (4,12 cm), bobot mutlak tertinggi (10,56 gram), dan FCR terendah (2,37), menunjukkan efisiensi pakan yang lebih baik dibandingkan dengan padat tebar lainnya. Hasil penelitian ini memberikan informasi penting mengenai padat tebar optimal untuk meningkatkan pertumbuhan dan efisiensi pakan benih ikan nila pada sistem DWC.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

TAPIAN_NAULI

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Environmental Science Industrial & Manufacturing Engineering Social Sciences Other

Description

Tapian Nauli merupakan Jurnal ilmiah penelitian Terapan perikanan dan Kelautan dengan jadwal penerbitan dua kali dalam satu tahun. Jurnal ini menyebarkan informasi ilmiah kepada peneliti, akademisi, praktisi dan pemerhati mengenai pemanfaatan sumberdaya perikanan dan budidaya perairan di Indonesia ...