Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh padat tebar yang berbeda terhadap pertumbuhan, konversi pakan (FCR), dan kelulushidupan benih ikan nila (Oreochromis niloticus) pada sistem Deep Water Culture (DWC). Melalui uji ANOVA, ditemukan bahwa padat tebar memiliki pengaruh signifikan terhadap panjang mutlak, bobot mutlak, dan FCR, namun tidak berpengaruh terhadap kelulushidupan benih ikan nila. Hasil uji ANOVA menunjukkan nilai F-hitung yang lebih tinggi dibandingkan dengan nilai F-tabel untuk panjang dan bobot, yang menegaskan signifikansi perbedaan antar perlakuan padat tebar (Panjang Mutlak: F-hitung = 58,43 > F-tabel = 4,07; Bobot Mutlak: F-hitung = 34,91 > F-tabel = 4,12). Padat tebar sebesar 30 ekor per unit (P2) menghasilkan performa terbaik dengan panjang mutlak tertinggi (4,12 cm), bobot mutlak tertinggi (10,56 gram), dan FCR terendah (2,37), menunjukkan efisiensi pakan yang lebih baik dibandingkan dengan padat tebar lainnya. Hasil penelitian ini memberikan informasi penting mengenai padat tebar optimal untuk meningkatkan pertumbuhan dan efisiensi pakan benih ikan nila pada sistem DWC.
Copyrights © 2025