Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik kelas IV pada mata pelajaran matematika materi operasi penjumlahan bilangan cacah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan hasil belajar peserta didik kelas IV pada mata pelajaran matematika melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SDN Kertobanyon Kabupaten Madiun yang berjumlah 13 anak. Data pada penelitian ini diperoleh melalui tes dalam bentuk soal evaluasi yang dikerjakan secara individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model PBL dengan pendekatan CRT dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika materi operasi penjumlahan bilangan cacah. Hasil belajar peserta didik pada pra siklus adalah 54%. Setelah pelaksanaan model PBL dengan pendekatan CRT pada siklus 1 hasil belajar peserta didik meningkat menjadi 77%. Dan pada siklus ke II meningkat lagi 92%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran matematika di SDN Kertobanyon.
Copyrights © 2024