Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi peserta didik melalui penerapan model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan multimedia dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X TKJ A SMKN 2 Gowa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi, tes, dan rubrik penilaian yang mencakup keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada setiap aspek keterampilan. Aktivitas guru meningkat dari 77,5% pada siklus I menjadi 94,28% pada siklus II, sementara aktivitas peserta didik meningkat dari 67,5% menjadi 87,5%. Selain itu, persentase peserta didik yang berada pada kategori berpikir kritis dan sangat kritis mencapai 87%, kategori komunikatif dan sangat komunikatif mencapai 90%, dan kategori kolaboratif serta sangat kolaboratif mencapai 87%. Penerapan PBL berbantuan multimedia terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan abad 21 yang mencakup berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi peserta didik.
Copyrights © 2024