Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana guru menerapkan model pembelajaran berdiferensiasi pada pelajaran penjasorkes di sekolah menengah atas, tepatnya di SMA N 8 Semaran untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut dan mengetahui ketercapaian pembelajaran berdiferensiasi pada penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang dilakukan secara triangulasi (observasi, wawancara, angket dan dokumentasi). penelitian kualitatif dimana penelitian kualitatif lebih berlandaskan pada filsafat postpositivisme/interpretif. Analisis data bersifat induktif/kualitatif dan hasil penelitian Dalam hasil penelitian ini peneliti mencari data dengan cara mengamati aktivitas guru olahraga di kelas 12.5 SMA N 8 SEMARANG dalam proses pembelajaran. Berdasarkan Observasi Wawancara dan Angket mengenai proses pembelajaran yang dilakukan dapat dikatakan baik. Penelitian ini dimaksudkan untuk melihat dan mengevaluasi penelitian sebelumnya bahwa pembelajaran diferensiasi ini sangat cocok diterapkan dalam pembelajaran pendidikan jasmani di tingkat sekolah menengah atas dan efektif dalam kegiatan belajar mengajar antara pendidik dan peserta didik. Dengan hasil yang dapat ditunjukkan dalam penelitian ini, peserta didik sangat baik dalam merespon model pendekatan pembelajaran diferensiasi karena mengasah minat dan bakat mereka. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa. Penerapan model pembelajaran berdiferensiasi dalam pelajaran pendidikan jasmani sangat membantu Penerapan model pembelajaran berdiferensiasi dalam pelajaran pendidikan jasmani sangat membantu untuk mencapai hasil tujuan pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah menengah atas. Dengan membantu siswa menjadi lebih aktif kreatif dan inovatif. Sehingga siswa dapat belajar secara mandiri untuk membangun karakter positif bagi siswa
Copyrights © 2024