Hasil pembelajaran mengenai teknik dasar passing dalam permainan bolabasket kelas IX-C di SMPN 15 Semarang, khususnya chestpass menunjukkan bahwa mereka masing kurang menguasai teknik dasar yang tepat. Rata-rata kemampuan peserta didik dalam belajar juga tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola gerak passing chestpass peserta didik dalam pembelajaran bolabasket di sekolah. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah survei, dengan pengampilan sampel menggunakan teknik proposional random sampling. Pengumpula n data dilakukan dengan menggunakan tes dan observasi. Data yang dikumpulkan termasuk pengujian kemampuan passing chestpass peserta didik putra kelas IX-C SMPN 15 Semarang. Analisis dari penelitian ini mengelompokkan pola gerak passing chestpass ke dalam tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap akhir. Hasil menunjukkan bahwa pola gerak tedapat dalam kategori skor terendah pada pola gerak (minimum) 5, hasil passing 7 dan kemampuan passing 12. Skor tertinggi pada pola gerak (maksimum) 10, hasil passing 11 dan kemampuan passing 22. Dengan rata-rata (mean) pola gerak 6,88, hasil passing 7,94 dan kemampuan passing 18,38. Nilai Tengah (median) pola gerak 6,50, hasil passing 8,00, kemampuan passing 18,00. Nilai yang sering muncul (mode) pola gerak 6, hasil passing 8 dan kemampuan passing 18. Standar deviasi (SD) pola gerak 1,586, hasil passing 1,124 dan kemampuan passing 2,029. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa analisis pola gerak passing chestpass pada kategori sedang.
Copyrights © 2024