Berdasarkan penelitian banyak siswa mengalami kesulitan memahami materi selama proses pembelajaran sehingga mereka sering bersikap pasif yang berarti aktivitas pembelajaran tidak melibatkan respon aktif terhadap materi. Peserta didik mengatakan materi Pendidikan Pancasila sulit dipahami dan memerlukan pengulangan. Keterbatasan waktu metode ceramah tidak memungkinkan pengulangan secara menyeluruh sehingga dengan adanya sumber pendidikan yang menarik dan memiliki kemampuan untuk mengalihkan perhatian siswa ke topik yang akan dibahas. Dapat menyesuaikan media dengan materi yang akan diajarkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan dan pengaruh penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas V UPT SPF SD Inpres Borong. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen pendekatan kuantitatif, jenis pre-Experimental design rancangan One group pretest-postpest design. Sampel penelitian siswa kelas V jumlah 30 siswa UPT SPF SD Inpres Borong Makassar. Instrumen penelitian adalah lembar observasi, tes, angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif hasil belajar siswa sebelum menggunakan media audio visual diperoleh nilai rata-rata Pretest yaitu 74,50% pada kategori rendah. Setelah menggunakan media audio visual nilai rata-rata Postest yaitu 90,50% berada pada kategori tinggi. Dan analisis statistik inferensial dengan menggunkan uji paired sampel t-test dengan bantuan SPSS menunjukkan bahwa nilai sig. (2-tailet) memperoleh 0,001 yang menunjukkan bahwa 0,001 < 0,05 atau dengan kata lain hipotesisi nol ????0 ditolak dan hipotesis alternatif (????1) diterima. Berarti terdapat pengaruh penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas V UPT SPF SD Inpres Borong Makassar.
Copyrights © 2025