Pendidikan di sekolah dasar memiliki peranan penting dalam membentuk dasar pengetahuan, keterampilan, dan karakter peserta didik. Dalam konteks sekolah inklusif, diperlukan lingkungan belajar yang holistik agar setiap siswa, termasuk yang berkebutuhan khusus, dapat berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Proses penerapan pembelajaran di lingkungan sekolah inklusif, 2) Tantangan yang dihadapi dalam penerapan proses pembelajaran, dan tolak ukur sebuah keberhasilan proses pembelajaran inklusif. Penelitian ini dilakukan sebagai pemenuhan studi lapangan dengan metode kualitatif deskriptif. Penelitian lakukan dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi secara langsung dan analisis dokumen. Subjek penelitian ini yaitu guru SD IT Insan Kamil Banjarsari Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan. Penelitian ini dilakukan mulai dari 2 s/d. 3 Januari 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Proses penerapan pembelajaran di lingkungan sekolah Inklusif dilakukan seperti pembelajaran pada umumnya dan hanya diperlukan perhatian khusus terhadap individu peserta didik yang memiliki keterbatasan. 2) Tantangan yang dihadapi yaitu keterbatasan sumber daya, fasilitas sarana prasarana dan tenaga pendidik. Serta tolak ukur keberhasilan pembelajaran yaitu dapat dilihat dari keberhasilan setiap individu dari semua materi yang sudah diajarkan dan diberikan oleh guru pada saat proses pembelajaran berlangsung.
Copyrights © 2025