Kehadiran Jong Islamietend Bond ditengah masyarakat, dapat dikatakan sebagai fenomena baru dalam sejarah pergerakan Nasional Indonesia. sebab, JIB merupakan Organisasi Pemuda satu-satunya yang lintas suku dan daerah yang berasal dari kaum terpelajar atau kelas menengah. Kemunculan JIB didasari keprihatinan atas terkotakkotaknya Para Pemuda dalam balutan suku dan daerah. Serta jauhnya Para pemuda Islam terhadap agama nya sendiri akibat diterapkannya kebijakan Politik Islam Hindia Belanda. Inisiasi didirikannya Organisasi JIB dimulai ketika Raden Syamsoeridjal memilih keluar dari tubuh Jong Java setelah usulan nya tentang dasar-dasar Islam ditolak lalu dibentuklah JIB sebagai Organisasi Pemuda berbasiskan Islam pada 1 januari 1925. Dalam perkembangan nya, JIB turut memberikan kontribusi ditengah kancah Pergerakan Nasional. Pada penelitian ini, bertujuan untuk mengetahui lebih rinci Sejarah dan Kontribusi Jong Islamietend Bond dalam pergerakan Nasional serta faktor Kemunduran nya. Metode yang digunakan adalah Metode Penelitian Sejarah dengan menggunakan Sumber sekunder seperti Buku dan Jurnal yang relevan dengan topik penelitian. Adapun langkah-langkah dalam Metode tersebut adalah Heuristik, Verifikasi, Interpretasi dan Historiografi. Ruang lingkup penelitian ini ialah Organisasi Jong Islamietend Bond yang berkiprah pada rentang waktu 1925-1942.
Copyrights © 2025