Penelitian ini bertujuan untuk memahami penerapan asesmen formatif dan sumatif dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan sumber data dari kajian literatur terkait asesmen dalam pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen formatif dilakukan selama proses pembelajaran untuk memantau, memperbaiki, dan mengevaluasi perkembangan siswa, sedangkan asesmen sumatif dilaksanakan di akhir pembelajaran untuk menilai pencapaian hasil belajar secara keseluruhan. Kedua jenis asesmen ini memiliki fungsi yang saling melengkapi dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Pengembangan teknik asesmen yang tepat sangat penting agar guru dapat menilai secara akurat sekaligus memperbaiki proses pembelajaran secara berkelanjutan, sehingga menghasilkan pembelajaran yang efektif dan berorientasi pada pencapaian kompetensi siswa. Kata kunci: Kurukulum, Asesmen Formatif dan Asesmen Sumatif.
Copyrights © 2025