Penelitian ini mengkaji pelaksanaan program keterampilan seni musik bagi siswa tunanetra Fase E di SLB A Bina Insani Bandar Lampung. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi program keterampilan seni musik, meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, keterlibatan siswa, dan evaluasi program. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru keterampilan dan siswa tunanetra Fase E. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program disusun berdasarkan observasi kebutuhan siswa dan dilaksanakan melalui pendekatan multisensorial yang menggabungkan metode auditori, taktil, praktik langsung, serta refleksi. Guru menyampaikan materi secara lisan, memberi contoh penggunaan alat musik, dan membimbing siswa dalam latihan mandiri maupun kelompok. Evaluasi dilakukan secara informal melalui observasi langsung dan umpan balik lisan terhadap proses pembelajaran. Respon siswa sangat positif, aktif, antusias, dan menunjukkan peningkatan keterampilan musikal serta interaksi sosial. Selain menumbuhkan kreativitas, program ini juga membekali siswa dengan keterampilan yang berguna untuk mendukung kemandirian dan kesiapan hidup di masa depan. Keberhasilan beberapa siswa dalam meraih prestasi pada lomba musik menjadi bukti bahwa program ini berdampak positif dalam meningkatkan kemampuan musikal dan kepercayaan diri siswa tunanetra.
Copyrights © 2025