ABSTRAK Studi ini beranjak dari latar belakang belum memadainya keterampilan berpikir kritis serta capaian akademik peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Kondisi masalah tersebut bersumber dari ketidakcakapan peserta didik dalam mengaplikasikan berpikir kritis saat dihadapkan pada masalah yang rumit, di samping itu, peserta didik mengalami kendala dalam mencerna pertanyaan, menyampaikan gagasan, serta memperlihatkan keterlibatan yang minim sewaktu forum diskusi kelas berlangsung. Sebagai solusi atas kondisi itu, diimplementasikan tiga model pembelajaran: Problem Based Learning (pbl), Student Team Achievement Division (stad), dan Team Games Tournament (tgt). Riset ini merupakan sebuah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang diselenggarakan sepanjang empat pertemuan kepada peserta didik kelas VA SDN Berangas timur 1, Kabupaten Barito Kuala, pada paruh kedua periode akademik 2024/2025, dengan subjek sebanyak 25 siswa. Informasi yang dihimpun mencakup data kualitatif yang berasal dari pengamatan kegiatan pendidik, kegiatan peserta didik, serta keterampilan berpikir kritis; dan data kuantitatif yang diperoleh melalui evaluasi capaian belajar. Pengkajian data dilaksanakan secara deskriptif dan dipresentasikan melalui wujud visual grafik. Temuan mengindikasikan terjadinya kemajuan yang signifikan pada kegiatan pendidik, kegiatan peserta didik (dari 44% menuju 88%), keterampilan berpikir kritis peserta didik (dari 36% menuju 82%), serta penyelesaian capaian belajar (dari 44% menuju 96%). Konklusi dari studi ini ialah bahwa model pbl, stad, dan tgt efektif untuk menaikkan partisipasi aktif serta pencapaian akademik peserta didik.
Copyrights © 2025