Penelitian ini bertujuan mengatasi rendahnya keaktifan, keterampilan pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran operasi pecahan dengan bilangan besar. Masalah ini disebabkan oleh kurangnya partisipasi siswa, lemahnya kemampuan memecahkan masalah, capaian KKTP hanya 38%, serta minimnya strategi dan variasi pembelajaran dari guru. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi, penilaian keterampilan pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam tabel serta grafik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam aktivitas guru (75% ke 94,44%), keaktifan siswa (41% ke 95%), keterampilan pemecahan masalah (36% ke 95%), dan hasil belajar siswa (36% ke 95%) selama empat siklus. Kesimpulannya, penerapan model Problem Based Learning, Team Games Tournament, dan Example Non Example secara efektif meningkatkan aktivitas, keterampilan, dan hasil belajar siswa.
Copyrights © 2025