Imut Rahayu. 2025. “Pengembangan video gerak tari indang tradisional untuk anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak N Pembina Pulau Punjung Kabupten”. Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Dharmas Indonesia. Gerak Tari Indang yang diajarkan masih bersifat umum dan belum disesuaikan dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Gerakan yang diajarkan tergolong sulit sehingga anak-anak kurang tertarik dan tidak antusias dalam mengikuti kegiatan. Hal ini menunjukkan perlunya pengembangan gerak Tari Indang yang lebih sederhana dan menyenangkan agar sesuai dengan kemampuan anak serta dapat meningkatkan minat mereka terhadap pembelajaran seni tari. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video gerak tari indang tradisional untuk anak usia dini di Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Pulau Punjung. Metode ini menggunakan penelitian research and development (R&D) dengn menggunakan model pengembangan 4-D yang terdiri dari pendefinisian (Define) perancangan (design) pengembangan (develop) dan penyebaran (disseminate) teknik pengumpulan data menggunakan 3 titik yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi teknik analisis data menggunakan analisis validitas, analisis praktikalitas dan analisis efektivitas. Hasil penelitian dari lembar validitas ahli video yang dilakukan oleh satu validator diperoleh nilai rata-rata 86% dikategorikan sangat valid.hasil validator media yang dilakukan oleh satu validator diperoleh nilai rata-rata 84% dikategorikan sangat valid. Berdasarkan kesimpulan dari pengembangan yang telah dilakukan maka pengembangan tari indang tradisional dapat dilakukan dengan cara mengembangkan video tari indang tradisional yang dikemas secara khusus untuk anak usia 5-6 tahun yang mana pada pengembangan tari indang tradisional ini akan lebih dispesifikasikan pada pembelajaran gerakan-gerakan tangan dan gerakan-gerakan kaki dengan tujuan agar dapat membantu meningkatTaman Kanak-kanakan motorik pada anak serta membantu mengenalkan budaya daerah lain.
Copyrights © 2025