Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kecerdasan naturalis pada anak usia dini sebagai salah satu kecerdasan majemuk yang berperan dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Observasi awal di TK Negeri Pembina 1 Kota Bengkulu menunjukkan bahwa penggunaan sentra bahan alam cukup aktif sehingga menarik minat peneliti untuk melakukan penelitian. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan kecerdasan naturalis anak melalui sentra bahan alam serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah anak kelompok B beserta guru pendamping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru mencakup tiga tahap, yaitu: (1) perencanaan berupa penyusunan modul ajar, penetapan capaian pembelajaran, dan penyiapan media berbasis bahan alam; (2) pelaksanaan berupa pembelajaran luar ruang, field trip, kegiatan bercocok tanam, dan pembiasaan mencintai lingkungan; serta (3) evaluasi yang dilakukan melalui observasi perkembangan anak. Faktor pendukung strategi ini antara lain ketersediaan bahan alam, kreativitas guru, dukungan orang tua, serta lingkungan yang kondusif. Adapun faktor penghambat meliputi cuaca yang tidak menentu dan variasi minat anak. Kesimpulannya, strategi guru melalui sentra bahan alam terbukti efektif dalam menstimulasi kecerdasan naturalis anak usia 5–6 tahun di TK Negeri Pembina 1 Kota Bengkulu.
Copyrights © 2025