Latar belakang penelitian tindakan kelas ini adalah rendahnya hasil belajar matematika siswa di SDN Sukorame 2, khususnya pada materi pengukuran berat. Sebagian besar siswa belum mencapai KKM. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru, sehingga siswa kurang aktif, mudah bosan, dan sulit memahami konsep. Oleh karena itu, peneliti menerapkan inovasi pembelajaran dengan memperkenalkan metode Montessori berbantuan media timbangan sederhana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas dua di SDN Sukorame 2 melalui penerapan metode Montessori menggunakan timbangan sederhana. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas dua di SDN Sukorame 2 setelah diterapkannya metode Montessori berbantuan timbangan sederhana. Nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 70 pada prasiklus, menjadi 76 pada Siklus I, dan menjadi 82 pada Siklus II. Persentase ketuntasan belajar klasikal juga meningkat dari 58% sebelum siklus, menjadi 74% pada Siklus I, dan menjadi 85% pada Siklus II.
Copyrights © 2025