Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan kolaboratif peserta didik kelas empat di SDN 2 Padokan ketika menggunakan metode Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dibandingkan dengan pendekatan tradisional yang berpusat pada guru. Penelitian ini juga mengkaji seberapa besar pengaruh metode PjBL terhadap kemampuan siswa untuk bekerja sama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari 45 peserta didik yang dibagi ke dalam dua kelas, yaitu kelas IVA sebagai kelompok eksperimen yang mendapatkan pembelajaran dengan model PjBL dan kelas IVB sebagai kelompok kontrol yang menerima pembelajaran dengan pendekatan teacher center. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan kuesioner sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis diawali dengan uji normalitas dan homogenitas, dilanjutkan dengan Independent Sample T-Test. Hasil menunjukkan peningkatan skor kolaborasi kelompok eksperimen dari 43,90 menjadi 88,70, dan kontrol dari 30,90 menjadi 80,90. Nilai signifikansi 0,000 menunjukkan bahwa model Project Based Learning (PjBL) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan kolaborasi peserta didik.
Copyrights © 2025