Kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan penting yang harus dimiliki siswa sekolah dasar dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Berpikir kritis memungkinkan siswa untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menyelesaikan masalah secara rasional serta membentuk pribadi yang reflektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran filsafat pendidikan dalam membentuk kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan kajian literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah dari jurnal sebagai sumber relavan, dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan berkontribusi signifikan terhadap penguatan kemampuan berpikir kritis. Integrasi filsafat pendidikan dalam pembelajaran mampu melahirkan siswa yang kritis, analitis, dan adaptif. Selain itu, penerapan filsafat progresivisme dan epistemologi pendidikan relevan diterapkan di sekolah dasar karena menekankan pembelajaran berbasis pengalaman nyata, logika, serta refleksi.
Copyrights © 2025