Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan persentase peserta didikkelas II A di SDN 22 Palu yang berminat belajar matematika menjadi 75%. Sebelumnya, kategori minat rendah lebih mendominasi. Perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi merupakan fase dari pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) dua siklus, yang didasarkan pada model Kemmis dan McTaggart. Sebanyak 28 siswa menjadi subjek penelitian. Kuesioner, dokumentasi, dan pengamatan digunakan untuk mengumpulkan data, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar meningkat dari 7,1% pada kategori tinggi sebelum tindakan menjadi 25% pada siklus 1 dan 64,3% yang signifikan pada siklus II. Hasil ini menunjukkan bahwa media konkret dapat meningkatkan keterlibatan peserta didik dan secara efektif menyediakan pengalaman belajar yang menarik dan kontekstual.
Copyrights © 2025