Tujuan Utama: Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis secara empiris dampak Pengujian Pengendalian dan Pengujian Substantif baik secara terpisah maupun bersamaan terhadap Risiko Salah Saji Pelaporan Keuangan di Perusahaan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan cara mengumpulkan, menganalisis, dan mengevaluasi berbagai referensi yang relevan mengenai pengujian pengendalian, pengujian substantif, serta risiko salah saji dalam laporan keuangan perusahaan. Temuan Utama: Penelitian ini menemukan bahwa pengujian pengendalian dan pengujian substantif berpengaruh negatif serta signifikan terhadap risiko salah saji laporan keuangan. Pengujian pengendalian efektif dalam menilai kelemahan sistem akuntansi dan pencatatan, sementara pengujian substantif mampu mendeteksi salah saji yang bersifat kesalahan maupun kecurangan. Secara simultan, kombinasi keduanya terbukti memberikan hasil paling optimal dalam menekan risiko salah saji material serta meningkatkan reliabilitas laporan keuangan perusahaan. Implikasi Teori dan jadi Kebijakan: Temuan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi pengujian pengendalian dan substantif adalah strategi audit berbasis risiko yang efektif untuk menekan salah saji material, sekaligus memperkuat literatur tentang peran sinergis kedua prosedur tersebut dalam meningkatkan kualitas informasi keuangan. Dari sisi kebijakan, hasil ini mendorong auditor dan regulator untuk merumuskan standar audit yang menyeimbangkan evaluasi kontrol internal dan prosedur substantif agar laporan keuangan lebih andal dan kredibel. Keterbaruan Penelitian: Kebaruan penelitian ini adalah penekanan pentingnya penggabungan pengujian pengendalian dan substantif untuk meningkatkan keyakinan atas kewajaran laporan keuangan dibanding menggunakan salah satu saja.
Copyrights © 2025