Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab dalam pengajaran ilmu pengetahuan alam dan ilmu sosial (IPAS) di kelas atas Sekolah Dasar Negeri 80/I Batang Hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari guru dan siswa kelas VI. Berdasarkan hasil penelitian, tampaknya ceramah masih menjadi metode utama untuk menyampaikan materi, terutama saat memperkenalkan konsep-konsep baru. Namun, guru juga menggabungkan ceramah dengan diskusi dan sesi tanya jawab untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa. Metode diskusi terbukti meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam mengekspresikan pendapat dan bekerja sama dalam memecahkan masalah, sedangkan sesi tanya jawab membantu guru mengevaluasi pemahaman siswa dan melatih keberanian mereka dalam mengekspresikan pendapat. Dengan menggabungkan ketiga metode ini, terciptalah suasana belajar yang lebih interaktif, yang pada gilirannya meningkatkan motivasi dan memperkuat kemampuan berpikir kritis dan komunikasi siswa. Oleh karena itu, penggunaan yang seimbang antara ceramah, diskusi, dan sesi tanya jawab dianggap efektif untuk meningkatkan kualitas pengajaran sains di sekolah dasar.
Copyrights © 2025