Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi efek negatif media sosial di kalangan peserta didik agar mereka dapat menggunakan media sosial secara lebih bijak serta tumbuh menjadi pribadi yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peranan guru PAI dalam mengatasi dampak negatif media sosial terhadap peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menjalankan peranannya melalui upaya preventif, seperti pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah, kegiatan Muhadharah mingguan, serta pengaitan materi pelajaran agama dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Sanksi atau hukuman diterapkan berupa penyitaan telepon genggam ketika peserta didik kedapatan menggunakannya atau mengakses media sosial saat pembelajaran berlangsung, hingga pemanggilan orang tua apabila pelanggaran yang dilakukan sudah dianggap berat. Selain itu, guru PAI juga memberikan bimbingan berupa nasihat, arahan, dan teguran kepada peserta didik yang menunjukkan perilaku bermasalah baik di dalam maupun di luar proses pembelajaran.
Copyrights © 2026