Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena rendahnya pemahaman konsep yang dimiliki siswa pada materi pernapasan dalam pembelajaran IPAS. Selain itu kurangnya penggunaan model pembelajaran yang inovatif di SD Negeri Brengosan terutama pada kelas V juga berdampak pada rendahnya keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan pemahaman konsep pada mata Pelajaran IPAS materi pernafasan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT kelas V SD Negri Brengosan. Penelitian ini merupakan bentuk Penelitian Tindakan Kelas. Data yang diperoleh dari instrumen tersebut kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif dengan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata aktivitas belajar siswa kelas V SD Negeri 1 Brengosan pada pembelajran IPAS materi pernafasan menggunkanan metode Team Games Tournament pada observasi Siklus I rata-rata belajar siswa adalah 46% dan mengalami peningkatan pada Siklus II yaitu menjadi 82%. Artinya dapat dibuktikan bahwa adanya peningkatan presentase dari siklus I dan Siklus II yaitu 36%. Untuk hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata ketuntasan yang diperoleh yaitu 33% sebanyak 5 siswa melebihi KKM pada siklus II rata-rata ketuntasan adalah 74% sebanyak 11 siswa melebihi KKM. Dalam hal ini dapat dibuktikan bahwa adanya peningkatan presentase dari siklus I dan siklus II yaitu 41%. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode kooperatif tipe Team Games Tournament dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas V SD Negeri 1 Brengosan Donoharjo, Ngaglik, Sleman. Kata Kunci: Pembelajaran kooperatif, Pemahaman Konsep, Team Game Tournament
Copyrights © 2026