Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa melalui penerapan model Auditory, Intellectually, and Repetition (AIR) dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 31 siswa kelas V SDN Jati 03 Pagi. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta lembar penilaian keterampilan kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterampilan kolaborasi siswa. Pada siklus I, persentase keterampilan kolaborasi mencapai 64,5%. Pada siklus II, persentase tersebut meningkat menjadi 90%, atau naik sebesar 25,5%. Aktivitas guru dan siswa juga mengalami peningkatan; dari masing-masing 84% dan 76% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Hasil ini membuktikan bahwa model AIR efektif dalam mengembangkan aspek-aspek kolaborasi, seperti kerja sama, tanggung jawab, partisipasi aktif, komunikasi, serta kemampuan menyesuaikan diri dalam kelompok. Dengan demikian, model Auditory, Intellectually, and Repetition (AIR) tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Pendidikan Pancasila, tetapi juga secara nyata meningkatkan keterampilan kolaborasi dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2025