Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi aliran religius-rasional dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital untuk menyeimbangkan penguatan iman dan pengembangan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan studi pustaka, menelaah literatur terkait pemikiran tokoh-tokoh pendidikan Islam seperti Al-Farabi, Al-Ghazali, Ibnu Sina, Hasan al-Banna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan religius-rasional menekankan integrasi wahyu dan akal, penggunaan metode analitis dan inkuiri, pemanfaatan teknologi modern, serta pembentukan karakter moderat dan toleran. Manfaat penelitian ini adalah memberikan landasan konseptual bagi pengembangan model pembelajaran PAI digital yang adaptif, berkarakter, kontekstual, serta mampu menggabungkan nilai spiritual dan rasionalitas secara seimbang.
Copyrights © 2025