Era digital memperkuat keterhubungan Generasi Z yang paling akrab dengan teknologi, namun memunculkan risiko etika seperti hoaks, ujaran kebencian, perundungan siber, dan plagiarisme di tengah kesenjangan akses serta literasi digital. Studi ini mengeksplorasi bagaimana mahasiswa Generasi Z merajut etika digital berlandaskan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman moral dan identitas bangsa. Pendekatan kualitatif digunakan dengan purposive sampling; data dikumpulkan melalui wawancara. Temuan menunjukkan nilai Kemanusiaan, Persatuan, dan Keadilan tetap operasional sebagai panduan perilaku digital. Tantangan utama meliputi lemahnya verifikasi informasi, polarisasi opini, serta kesenjangan literasi dan keamanan digital, sementara praktik gotong royong digital dan produksi konten edukatif menegaskan aktualisasi nilai Pancasila di ruang maya. Studi merekomendasikan penguatan literasi dan keamanan digital berbasis Pancasila serta integrasi etika digital kontekstual dalam kurikulum perguruan tinggi melalui kolaborasi pemerintah, kampus, dan komunitas.
Copyrights © 2025