Penelitian ini membahas tentang stratifikasi sosial sebagai sistem pelapisan masyarakat yang membedakan individu atau kelompok berdasarkan kedudukan sosial, ekonomi, kekuasaan, dan kehormatan secara hierarkis. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, kajian ini menguraikan pengertian, karakteristik, penyebab, serta dampak stratifikasi sosial dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam hubungannya dengan pendidikan. Stratifikasi sosial bukan hanya fenomena struktural, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor budaya dan legitimasi sosial. Pendidikan memiliki peran ganda dalam sistem ini: sebagai sarana mobilitas sosial vertikal dan sekaligus sebagai penguat ketimpangan sosial, terutama ketika akses terhadap pendidikan tinggi tidak merata. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa stratifikasi sosial dapat menciptakan keteraturan sosial dan motivasi berprestasi, tetapi di sisi lain dapat memperdalam kesenjangan, memunculkan diskriminasi, dan membatasi mobilitas sosial. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang mampu memperluas akses pendidikan dan mendorong pemerataan sosial agar stratifikasi sosial tidak menjadi penghalang, melainkan pendorong bagi terciptanya masyarakat yang lebih adil dan inklusif.
Copyrights © 2025