Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa di SMP Muhammadiyah 2 Pekanbaru. Keterampilan berpikir kritis penting dimiliki siswa karena dapat membentuk sikap terbuka serta meningkatkan kemampuan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam kelas VIII SMP Muhammadiyah 2 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII dengan jumlah sampel sebanyak 61 siswa yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis pengaruh Problem Based Learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa diterima dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Besar pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa berada pada kategori sedang, yaitu sebesar 0,425 atau 42,5%. Selain itu, dapat diprediksi bahwa peningkatan penerapan model Problem Based Learning akan berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa sebe sar 0,617 atau 61,7%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas VIII SMP Muhammadiyah 2 Pekanbaru. Kata Kunci: Problem Based Learning, Keterampilan Berpikir Kritis, Pendidikan Agama Islam
Copyrights © 2025