Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan kronis yang banyak dialami oleh lanjut usia (lansia) dan berkontribusi terhadap risiko penyakit kardiovaskular. Meskipun terapi farmakologis sering digunakan, intervensi non-farmakologis seperti terapi relaksasi otot progresif dinilai efektif dan aman untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuatitatif dengan desain quasy - experiment, yaitu pre - test dan post-test tanpa kelompok kontrol melibatkan 21 responden yang dipilih melalui teknik pulposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada tekanan darah sistolik (rata-rata dari 160,67 mmHg menjadi 152,57 mmHg; p = 0,002) dan diastolik (dari 94,67 mmHg menjadi 89,81 mmHg; p = 0,001) setelah diberikan intervensi. Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Saran: Terapi relaksasi otot progresif dapat dijadikan intervensi non-farmakologis alternatif yang sederhana, murah, dan aman sebagai bagian pengolaan tekanan darah pada pasien lansia.
Copyrights © 2025