Kemajuan teknologi digital memberikan peluang besar bagi pendidikan, namun juga menimbulkan krisis moral di kalangan siswa, seperti penyalahgunaan media sosial, perundungan siber, plagiarisme, dan rendahnya empati sosial. Artikel ini membahas inovasi kepemimpinan pendidikan dalam membangun karakter siswa tangguh untuk menghadapi tantangan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi literatur dengan menelaah buku, artikel jurnal, prosiding seminar, serta kebijakan pendidikan Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa inovasi kepemimpinan efektif melalui penguatan visi karakter, integrasi nilai Profil Pelajar Pancasila, pembelajaran berbasis proyek, budaya sekolah berkeadaban digital, serta kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat. Temuan ini menegaskan pentingnya kepemimpinan transformasional yang berorientasi nilai, adaptif terhadap era digital, dan responsive terhadap krisis moral siswa.
Copyrights © 2025