Program Desa Bersih Narkoba (Bersinar) diimplementasikan untuk menurunkan tingkat kerawanan narkoba di kawasan rawan anrkoba. Akan tetapi, di Kelurahan Jambu Hilir tujuan ini belum tercapai secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan dan dampak program melalui pendekatan biaya-manfaat (cost-benefit) yang terintegrasi dengan konsep ketahanan sosial. Metodologi yang digunakan adalah metode campuran (mixed method), di mana data kuantitatif dianalisis menggunakan Cost-Benefit Analysis (CBA), sementara data kualitatif digali melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini sangat layak secara ekonomi, dengan nilai Benefit-Cost Ratio (BCR) 8,26 dan Net Present Value (NPV) positif sebesar Rp. 5.544.362.176. Lebih dari itu, ditemukan intangible benefit yang berupa penguatan kapasitas adaptif melalui kegiatan positif berbasis keagamaan, serta menumbuhkan kapasitas transformatif dengan terjalinnya kolaborasi lintas sektor. Temuan tersebut menunjukan bahwa nilai program ini memiliki manfaat terhadap ketahanan sosial masyarakat di kawasan rawan narkoba.
Copyrights © 2026