Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik massage friction terhadap kematangan refleks genggaman tangan pada bayi baru lahir. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen satu kelompok pretest-posttest, sebanyak 30 bayi berusia 1–3 hari yang memenuhi kriteria inklusi dipilih secara purposive sampling dari wilayah Kabupaten Cilacap. Intervensi berupa pijatan friction pada telapak tangan dilakukan selama 10 menit setiap hari selama satu minggu oleh tenaga ahli terlatih. Pengukuran refleks genggaman dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan instrumen observasi terstandarisasi. Hasil analisis statistik menggunakan paired sample t-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada refleks genggaman setelah intervensi (p = 0,000; t = -5,113), yang mengindikasikan bahwa teknik massage friction efektif dalam merangsang kematangan refleks tersebut. Temuan ini mendukung penggunaan terapi pijat sebagai bentuk stimulasi dini yang dapat membantu perkembangan neurologis dan motorik bayi.
Copyrights © 2025