Masih tingginya angka kejadian DHF khususnya pada anak prasekolah akan berdampak pada tingginya insiden anak dirawat di rumah sakit akibat gejala yang muncul pada DHF. Proses perawatan anak di rumah sakit atau hospitalisasi seringkali menjadi stresor tersendiri bagi anak. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat dilakukan untuk mengurangi stresor anak selama hospitalisasi yaitu bermain, salah satunya origami. Desain penelitian ini merupakan desain kualitatif pendekatan studi kasus, pada satu responden anak prasekolah yang dirawat karena DHF, bermain origami dilakukan selama 3 hari. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada penurunan tingkat kecemasan skala FIS 4 (cemas sedang) saat sebelum bermain menjadi skala FIS 1 (sangat tidak cemas) saat setelah bermain. Faktor yang berperan dalam penurunan kecemasan diantaranya pendampingan orang tua dan kebebasan anak dalam memilih kertas dan bentuk origami kesukaan. Bermain origami dapat menjadi alternatif tindakan untuk mengurangi kecemasan anak selama hospitalisasi. Penelitian selanjutnya yang dapat dilakukan diantaranya untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh dalam penurunan kecemasan anak selama aktivitas bermain.
Copyrights © 2026