Kanker berasal dari satu sel gen yang mengalami kerusakan. Salah satu pengobatan medis pada pasien kanker yaitu kemoterapi. Kemoterapi memiliki efek salah satunya fatigue. Manajemen yang dapat dilakukan untuk mengurangi fatigue yaitu dengan dukungan keluarga membantu pasien untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan fatigue pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi.jenis penelitian ini ialah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah pasien kanker yang menjalani kemoterapi diruang Dahlia RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau berjumlah 50 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Instrument penelitian yang digunakan kuesioner dukungan keluarga dan brief fatigue inventory. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dengan tendency central dan distribusi frekuensi serta analisis bivariat menggunakan uji spearman. Hasil penelitian diperoleh rata-rata usia 43,08, lama menderita kanker 11,70 bulan, jenis kelamin perempuan 33 (66,0%), diagnosis medis ca mamae 27 (54,0%), stadium kanker III 24 (48,0%), pendidikan SD 22 (44,0%), dan pekerjaan ibu rumah tangga 29 (58,0%). Hasil penelitian tidak terdapat hubungan dukungan keluarga dengan fatigue pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi p value= 0,224 (<0,05). Untuk peneliti selanjutnya dalam meneliti lebih dalam dengan mengontrol beberapa faktor yang mempengaruhi fatigue dengan salah satunya mengontrol tekanan psikologis.
Copyrights © 2024