cover
Contact Name
Triana Arisdiani
Contact Email
naiwabestscience@gmail.com
Phone
+6282298059191
Journal Mail Official
naiwabestscience@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Griya Pesona Asri Kav. 3 Tambakrejo Patebon
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (JIKK)
Published by CV. Naiwa Best Science
ISSN : 30480310     EISSN : 3046949X     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.18753191
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (JIKK). Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (JIKK) merupakan Open Journal Access berbasis blind-review dengan rumpun ilmu Kesehatan. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (JIKK) merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi kesehatan. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (JIKK) menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu dalam lingkup kesehatan dan keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, : meliputi keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal-bedah, keperawatan kritis, keperawatan gawat darurat, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (JIKK) terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (JIKK) telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan. Berikut adalah ruang lingkup Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan (JIKK): Sub Rumpun ILMU KEPERAWATAN Keperawatan Anak Keperawatan Maternitas Keperawatan Medikal-Bedah Keperawatan Kritis Keperawatan Gawat Darurat Keperawatan Jiwa Keperawatan Komunitas Keperawatan Gerontik Keperawatan Keluarga Kepemimpinan Dan Manajemen Keperawatan Bidang Keperawatan Lain Yang Belum Tercantum Sub Rumpun KEBIDANAN Kebidanan Administrasi Rumah Sakit Entomologi (Kesehatan, Fitopatologi) Ilmu Biomedik Ergonomi Fisiologi Kerja Fisioterapi Analis Medis Fisiologi (Keolahragaan) Reproduksi (Biologi dan Kesehatan) Akupunktur Rehabilitasi Medik Bidang Kebidanan Lain Yang Belum Tercantum Sub Rumpun ILMU PSIKOLOGI Psikologi Umum Psikologi Anak Psikologi Masyarakat Psikologi Kerja (Industri) Bidang Psikologi Lain Yang Belum Tercantum Sub Rumpun ILMU FARMASI Farmasi Umum dan Apoteker Farmakologi dan Farmasi Klinik Biologi Farmasi Analisis Farmasi dan Kimia Medisinal Farmasetika dan Teknologi Farmasi Farmasi Makanan dan Analisis Keamanan Pangan Farmasi Lain Yang Belum Tercantum Sub Rumpun ILMU KESEHATAN UMUM Kedokteran Kesehatan Masyarakat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Kesehatan Kerja; Hiperkes) Kebijakan Kesehatan (dan Analis Kesehatan) Ilmu Gizi Epidemiologi Teknik Penyehatan Lingkungan Promosi Kesehatan Ilmu Asuransi Jiwa dan Kesehatan Kesehatan Lingkungan Ilmu Olah Raga Bidang Kesehatan Umum Lain Yang Belum Tercantum
Articles 59 Documents
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN FATIGUE PADA PASIEN KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI Nisa Aulia Fitri; Rani Lisa Indra; Bayu Saputra
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2024): Maret
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18617627

Abstract

Kanker berasal dari satu sel gen yang mengalami kerusakan. Salah satu pengobatan medis pada pasien kanker yaitu kemoterapi. Kemoterapi memiliki efek salah satunya fatigue. Manajemen yang dapat dilakukan untuk mengurangi fatigue yaitu dengan dukungan keluarga membantu pasien untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan fatigue pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi.jenis penelitian ini ialah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah pasien kanker yang menjalani kemoterapi diruang Dahlia RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau berjumlah 50 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Instrument penelitian yang digunakan kuesioner dukungan keluarga dan brief fatigue inventory. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dengan tendency central dan distribusi frekuensi serta analisis bivariat menggunakan uji spearman. Hasil penelitian diperoleh rata-rata usia 43,08, lama menderita kanker 11,70 bulan, jenis kelamin perempuan 33 (66,0%), diagnosis medis ca mamae 27 (54,0%), stadium kanker III 24 (48,0%), pendidikan SD 22 (44,0%), dan pekerjaan ibu rumah tangga 29 (58,0%). Hasil penelitian tidak terdapat hubungan dukungan keluarga dengan fatigue pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi p value= 0,224 (<0,05). Untuk peneliti selanjutnya dalam meneliti lebih dalam dengan mengontrol beberapa faktor yang mempengaruhi fatigue dengan salah satunya mengontrol tekanan psikologis.
EFEKTIFITAS TERAPI DOODLING DALAM MENURUNKAN TINGKAT GANGGUAN PSIKOLOGIS PADA PASIEN PRE OPERASI Tambah Dwi Suprobo; Triana Arisdiani; Ahmad Asyrofi; Yuni Puji Widiastuti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2024): Maret
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18617816

Abstract

Gangguan psikologis di Indonesia menunjukkan 25-40% dampak pada proses operasi dan penyembuhan luka operasi. Seseorang dengan gangguan psikologis mempengaruhi aktivitas kortisol sehingga menyebabkan peningkatan tekanan darah dan penurunan inflamasi. Berdasarkan kejadian di Indonesia (68%) pasien yang mengalami gangguan psikologis sebelum tindakan operasi memiliki tekanan darah yang tinggi dan mengalami fase keterlambatan penyembuhan luka.Tujuan penelitian ini dilakukan untuk Mengetahui keefektifan dari terapi doodling untuk menurunkan tingkat gangguan psikologis depresi, kecemasan dan stres pada pasien pre operasi. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, menggunakan desain pre eksperimental, dengan bentuk rancangan One-Group Pretest-Postest Design. Sampel penelitian ini sebanyak 38 responden dengan teknik sampling Consecutive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner DASS 42 yang telah dilakukan uji validitas. Uji analisa dipenelitian ini menggunakan uji wilcoxson signed rank. Hasil uji statistik didapatkan hasil nilai p value yaitu 0,0001 yang artinya < 0,05 yaitu Ha diterima, maka dapat disimpulkan bahwa terapi doodling memberikan efektivitas terhadap penurunan tingkat gangguan psikologis pasien pre operasi.
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN TERKONFIRMASI COVID-19 DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS GEMUH 2 KABUPATEN KENDAL Achmad Rozikin; Triana Arisdiani; Hendra Adi Prasetya
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2024): Maret
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18617992

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit yang sangat menular sehingga menimbulkan dampak fisik maupun psikologis. Adapun dampak secara psikologis berupa stres, pikiran tertekan, tidak tenang, sedih, dan tegang, ketakutan, depresi dan kecemasan. Hal ini akan memperparah keluhan pada pasien yang terkonfirmasi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pasien terkonfirmasi Covid-19 di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Gemuh 02 Kabupaten Kendal. Adapun metode yang digunakan yaitu deskriptif survey. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien terkonfirmasi Covid sebanyak 88 responden. Teknik sampling yang digunakana dalah Consecutive sampling. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Gemuh 2 Kabupaten Kendal yang dilakukan sejak September 2020 sampai dengan September 2021. Analisa data dilakukan dengan statistic deskriftiv. Adapun kuisioner yang digunakan yaitu kuisioner kecemasan HARS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 37 tahun, dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 48 responden (54,5%) dan mayoritas berlatar belakang pendidikan SMA/SMK sebanyak 38 responden (43,2%) serta lama menderita covid-19 terbanyakselama ≤ 14 hari sebanyak 87 responden (98,9%). Tingkat Kecemasan Pasien terkonfirmasi Covid-19 di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Gemuh 2 mayoritas mengalami kecemasan tingkat sedang sejumlah 34 responden (38,6%). Dalam penelitian diharapkan adanya dukungan psikososial dari keluarga dan masyarakat pada pasien terkonfirmasi Covid-19 sehingga menurunkan keluhan baik fisik maupun psikologis.
PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DAN PEMANFAATAN TANAMAN HERBAL DALAM PENCEGAHAN COVID-19 Oktaviana Zulfa; Triana Arisdiani; Ahmad Asyrofi; Yuni Puji Widiastuti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2024): Maret
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18618084

Abstract

Angka kesembuhan pasien Covid-19 tampak semakin meningkat dari sebelumnya. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi peningkatan angka kesembuhan pasien Covid-19 diantaranya yaitu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan PHBS dan juga keasadaran masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan sistem imun tubuh dengan memanfaatkan tanaman herbal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan PHBS dan pemanfaatan tanaman herbal (jamu) dalam pencegahan Covid-19 di desa Sendangdawung kecamatan Kangkung kabupaten Kendal. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang gunakan dalam penelitian ini berjumlah 113 responden di desa Sendangdawung kecamatan Kangkung kabupaten Kendal. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan proportionate startified random sampling. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner PHBS dan kuesioner pemanfaatan tanaman herbal. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata usia responden 37 tahun, berjenis kelamin perempuan 54%, bekerja sebagai petani 34,5%, tingkat pendidikan SMA/sederajat 45,1%, pendapatan dibawah UMK 92%, tidak memiliki riwayat penyakit menahun 85%, dan tidak merokok 65,5%, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kategori baik 51,3% dan pemanfaatan tanaman herbal rendah 66,4%. Penerapan PHBS dan pemanfaatan tanaman herbal perlu ditingkatkan sebagai upaya pencegahan Covid-19 juga untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan, dapat dilakukan dengan meningkatkan edukasi terkait penerapan PHBS dan pemanfaatan tanaman herbal bagi tenaga kesehatan yang bertugas ditempat.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PELAKSANAAN UNIVERSAL PRECAUTION PADA TENAGA KESEHATAN DI ERA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS KANGKUNG Yulia Eva Febriana; Qurrotul Aeni; Triana Arisdiani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2024): Maret
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18618396

Abstract

Universal precaution merupakan tindakan pengendalian infeksi sederhana yang wajib dilakukan seluruh tenaga kesehatan, untuk semua pasien, setiap saat, pada semua tempat pelayanan, untuk mengurangi resiko penyebaran infeksi. Pelaksanaan universal precaution belum sepenuhnya dilakukan dengan baik oleh tenaga kesehatan, masih ada tenaga kesehatan yang belum menerapkan universal precaution seperti tidak melakukan cuci tangan sebelum tindakan, sehingga memungkinkan terinfeksi Covid-19 atau terjadinya HAIs. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan pelaksanaan universal precaution oleh tenaga kesehatan di era pandemi Covid-19. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif non eksperimental dengan desain potong lintang (cross sectional). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 86 tenaga kesehatan di Puskesmas Kangkung I dan Puskesmas Kangkung II. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling dengan alat ukur kuesioner dan lembar observasi. Besar uji korelasi adalah 0,213 yang berarti hubungan antar variabel rendah, nilai reliabilitas 0,749, apabila nilai Crombach’s Alpha >0,60 maka dikatakan reliable. Anlis data dilakukan dengan Fisher’s Exact Test didapatkan nilai p 0,046 (nilai p <0,05) yang menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan pelaksanaan universal precaution oleh tenaga kesehatan. Tingkat pengetahuan sangat mendukung tenaga kesehatan dalam pelaksanaan universal precaution, tingginya tingkat pengetahuan tenaga kesehatan tentang universal precaution, akan baik dalam pelaksanaan universal precaution.
HUBUNGAN SIBLING RIVALRY DENGAN PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL PADA BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS KALIWUNGU SELATAN KABUPATEN KENDAL Andriyani Mustika Nurwijayanti; Oktiya Rita Jayanni; Muhammad Khabib Burhanudin Iqomah; Rina Anggraeni; Qurrotul Aeni
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2024): Maret
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18618554

Abstract

Sibling rivalry merupakan  persaingan antara sudara kandung ini untuk mendapatakan perhatian dan kasih sayang orang tuanya. Anak yang mengalami sibling rivalry lebih besar dijumpai pada anak yang berusia < 3 tahun (80,0%) di bandingkan dengan anak yang berusia  > 3 tahun (20,0%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Sibling Rivalry Dengan Perkembangan Psikososial Pada Balita di Wilayah Puskesmas Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal, Mengidentifikasi karakteristik sibling rivalry dan anak perkembangan psikososial. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive (Purposive Sampling). Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 responden. Analisis data dilakukan syarat Spearman Rank. Hasil penelitian ini menunjukkan sibling rivalry perkembangan psikososial kurang sebanyak 39 (65, 0%). Hasil analisis penelitian diperoleh nilai p-value 0,006 nilai ini lebih kecil dari  p  < 0,05. Kesimpulan Ada hubungan antara sibling rivalry dengan perkembangan psikososial balita di Wilayah Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal  (p value=0.006 (p value <0,0).
HUBUNGAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI SAFETY GLASSES TERHADAP KEJADIAN KECELAKAAN KERJA PADA MATA PEKERJA PENYADAP KARET DI PTP. NUSANTARA IX KEBUN SUKAMANGLI Mardiana Kusumaningrum; Mushidah Mushidah; Ainul Maghfiroh
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18692256.

Abstract

Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang tidak direncanakan, tidak terkendali dan tidak dikehendaki  (unplanned,  uncontrolled and  undesired)  yang  terjadi  dikarenakan  oleh  pekerjaan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Hubungan Pemakaian AlatPelindung Diri Safety Glasses Terhadap Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Mata Pekerja Penyadap Karet Di PTP. Nusantara IX Kebun  Sukamangli.  Jenis  penelitian  ialah  Kuantitatif  dengan  pendekatan  cross  sectional  study. Jumlah sampel sebanyak 30 sampeldari total populasi 69 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalahkuesioner. Analisis yang digunakan adalah Chi-square yang berfungsi untuk mengetahui hubungan pemakaian alat pelindung diri safetyglasses terhadap kejadian kecelakaan kerja pada mata pekerja penyadap karet. Hasil penelitian bahwa terdapat 16 (53,3%) respondenpernah mengalami kejadian kecelakaan kerja pada mata dan 14 (46,7%) responden tidak pernah mengalami kejadian kecelakaan kerja pada mata. Berdasarkan hasil analisis bahwa ada hubungan yang sinifikan antara pemakaian alat pelindung diri safety glasses terhadap kejadian kecelakaan kerja pada mata pekerja penyadap karet. Hasil Chi- square yang diperoleh adalah p= 0,004 (p ≤ 0,05). Berdasarkan hal tersebut diaharapkan pekerja penyadap menaati peraturan dan memakai alat pelindung diri safety glasses disaatbekerja, dan perusahaan diharapkan memberikan peringatan atau sanksi yang  tegas pada pekerja yang tidak patuh  terhadap  peraturan  pemakaian  alat  pelindung  diri  safety  glasses,  dan  meningkatkan pengawasan padapekerja penyadap karet dalampemakaian alat pelindung diri safety glasses.
PANDUAN METRONOM UNTUK RJP BERKUALITAS TINGGI DALAM PEMBELAJARAN LABORATORIUM KEPERAWATAN LESTARI EKO DARWATI; Selly Prasasti; Setianingsih Setianingsih; Ahmad Asyrofi
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18692743

Abstract

Henti jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Kualitas kompresi saat RJP yang diberikan kepada seseorang yang mengalami henti jantung sangat mempengaruhi keberlangsungan hidupnya. Mahasiswa keperawatan memiliki peran penting dalam upaya penyelamatan. Masih rendahnya kualitas kompresi saat simulasi RJP di laboratorium keperawatan pada mahasiswa Prodi Keperawatan menjadi dasar diperlukannya inovasi untuk meningkatkannya. Metronom menjadi salah satu alat yang dapat digunakan karena dapat menghasilkan ketukan yang berirama dan jelas dengan frekuensi yang telah diprogram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan metronome terhadap kecepatan kompresi dada pada RJP. Penelitian ini menggunakan desain Quasy Eksperimen (eksperimen semu) pretest posttest without control groups. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa perempuan Prodi Keperawatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata pre intervensi 126 x/menit dan rata-rata post intervensi 117 x/menit. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p 0.036 ( p <0.05) yang artinya ada pengaruh penggunaan metronom terhadap kecepatan kompresi dada. Metronom dapat digunakan sebagai alat pandu mencapai kecepatan kompresi dada yang terstandar dalam pembelajaran laboratorium keperawatan.
PENGARUH MANAJEMEN NYERI POSTOPERATIF TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN PASIEN BEDAH MEDIKAL Ahmad Asyrofi; Triana Arisdiani; Khitmatul Ila
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18693248

Abstract

Manajemen nyeri postoperatif merupakan salah satu aspek penting dalam perawatan pasien bedah medikal. Nyeri yang tidak terkontrol dapat menghambat proses penyembuhan, memperpanjang masa rawat inap, dan meningkatkan risiko komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh manajemen nyeri postoperatif terhadap proses penyembuhan pasien yang menjalani bedah medikal. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test pada dua kelompok pasien. Data dikumpulkan dari 80 pasien yang menjalani bedah medikal di sebuah rumah sakit di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen nyeri yang efektif berpengaruh positif terhadap proses penyembuhan, mempercepat mobilisasi, dan mengurangi komplikasi postoperatif.
PERAN PERAWAT DALAM MANAJEMEN NYERI DAN KEPATUHAN PENGOBATAN PADA PASIEN HIV DENGAN KOMPLIKASI BEDAH MEDIKAL Triana Arisdiani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18706461

Abstract

Pasien dengan HIV yang mengalami komplikasi bedah medikal menghadapi tantangan yang signifikan dalam proses penyembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran perawat dalam manajemen nyeri dan kepatuhan pengobatan pada pasien HIV yang mengalami komplikasi bedah medikal. Metode penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 20 perawat yang bekerja di unit bedah medikal dan HIV/AIDS di sebuah rumah sakit di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran perawat sangat penting dalam manajemen nyeri dan kepatuhan pengobatan pasien HIV dengan komplikasi bedah medikal. Perawat yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang baik dalam manajemen nyeri dan komunikasi efektif dapat meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan dan mempercepat proses penyembuhan.