Universal precaution merupakan tindakan pengendalian infeksi sederhana yang wajib dilakukan seluruh tenaga kesehatan, untuk semua pasien, setiap saat, pada semua tempat pelayanan, untuk mengurangi resiko penyebaran infeksi. Pelaksanaan universal precaution belum sepenuhnya dilakukan dengan baik oleh tenaga kesehatan, masih ada tenaga kesehatan yang belum menerapkan universal precaution seperti tidak melakukan cuci tangan sebelum tindakan, sehingga memungkinkan terinfeksi Covid-19 atau terjadinya HAIs. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan pelaksanaan universal precaution oleh tenaga kesehatan di era pandemi Covid-19. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif non eksperimental dengan desain potong lintang (cross sectional). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 86 tenaga kesehatan di Puskesmas Kangkung I dan Puskesmas Kangkung II. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling dengan alat ukur kuesioner dan lembar observasi. Besar uji korelasi adalah 0,213 yang berarti hubungan antar variabel rendah, nilai reliabilitas 0,749, apabila nilai Crombach’s Alpha >0,60 maka dikatakan reliable. Anlis data dilakukan dengan Fisher’s Exact Test didapatkan nilai p 0,046 (nilai p <0,05) yang menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan pelaksanaan universal precaution oleh tenaga kesehatan. Tingkat pengetahuan sangat mendukung tenaga kesehatan dalam pelaksanaan universal precaution, tingginya tingkat pengetahuan tenaga kesehatan tentang universal precaution, akan baik dalam pelaksanaan universal precaution.
Copyrights © 2024