ASI Ekslusif adalah makanan alami pertama untuk bayi dan menyediakan semua vitamin, nutrisi dan mineral yang diperlukan bayi untuk pertumbuhan enam bulan pertama. Tidak ada cairan atau makanan lain yang di perlukan, ASI terus tersedia hingga setengah atau lebih dari kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi intervensi daun katuk dan pijat oksitosin terhadap produksi dan kelancaran ASI pada ibu postpartum. Berdasarkan tinjauan 10 jurnal ilmiah, hasil menunjukkan bahwa daun katuk, baik dalam bentuk ekstrak, teh, maupun rebusan, secara signifikan meningkatkan produksi ASI melalui stimulasi hormon prolaktin dan oksitosin. Selain itu, pijat oksitosin terbukti efektif dalam meningkatkan kelancaran ASI dengan memberikan efek relaksasi yang mendukung pelepasan hormon oksitosin. Kombinasi intervensi tersebut memberikan hasil yang lebih optimal dibandingkan penggunaan metode tunggal. Dampak positif dari intervensi ini terlihat pada peningkatan berat badan bayi, yang menunjukkan kecukupan ASI sebagai sumber nutrisi utama. Studi ini juga menyoroti pentingnya pendekatan holistik, termasuk dukungan psikologis dan edukasi bagi ibu menyusui, untuk meningkatkan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Dengan temuan ini, disarankan agar tenaga kesehatan, terutama bidan, mempromosikan penggunaan daun katuk dan pijat oksitosin sebagai bagian dari praktik klinis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan kebijakan kesehatan maternitas berbasis bukti yang lebih efektif dan mudah diterapkan.
Copyrights © 2024