Kecemasan terhadap kerabat penderita yang mendapatkan perawatan di kamar ICU merupakan masalah yang sering terjadi dan dapat memengaruhi proses pengambilan keputusan dalam perawatan pasien. Salah satu intervensi yang dapat diberikan guna menangani kekhawatiran ini diperlukan dukungan spiritual dari perawat. Kajian ini dirancang untuk mengukur hubungan antara dukungan spiritual perawat dan tingkat kecemasan keluarga pasien di unit perawatan intensif RS Awal Bros Bagan Batu. Kajian ini memakai pendekatan numerik dengan rancangan semu-eksperimental dan kelompok pembanding tak setara. Partisipan berjumlah 44 orang yang dikelompokkan menjadi kelompok perlakuan (pendampingan spiritual Islam) serta kelompok pembanding (doa kolektif). Tingkat kekhawatiran dinilai memakai angket ZSAS sebelum maupun setelah perlakuan. Informasi dianalisis menggunakan uji Chi-Square serta Marginal Homogeneity. Hasil studi memperlihatkan keberhasilan pendampingan rohani Islam dalam mengurangi kecemasan anggota keluarga pasien di ruang ICU. Hasil evaluasi memperlihatkan selisih yang signifikan antara kelompok perlakuan dan pembanding (p=0,000), di mana kelompok perlakuan mengalami penurunan tingkat kecemasan yang lebih besar. Dukungan spiritual perawat berperan penting dalam menurunkan tingkat kecemasan kerabat penderita di kamar ICU. Rumah sakit disarankan untuk mengintegrasikan program dukungan spiritual dalam standar pelayanan keperawatan.
Copyrights © 2025