Penyakit ginjal kronik, yang semakin umum, memerlukan terapi hemodialisis sepanjang hidup. Untuk menghindari komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup pasien, penting bagi pasien untuk mematuhi jadwal hemodialisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki variabel yang memengaruhi kepatuhan pasien GGK di RSUD Bandung Kiwari. Penelitian ini dirancang menggunakan pendekatan kuantitatif analitik yang menggunakan metode cross-sectional. Sebanyak 55 orang yang menjawab diambil sebagai sampel. Setelah validitas dan kredibilitas kuesioner diuji, data dianalisis menggunakan uji Rank Spearman. Hasil menunjukkan bahwa 52,73% pasien patuh terhadap jadwal hemodialisis mereka. Hubungan signifikan antara kepatuhan pasien dengan pengetahuan (p = 0,004; OR = 5,117), dukungan sosial (p = 0,010; OR = 3,384), dan ekonomi (p = 0,001; OR = 6,430) ditemukan, sementara motivasi tidak menunjukkan korelasi signifikan, faktor ekonomi memiliki pengaruh paling dominan terhadap kepatuhan (p = 0,575).Kesimpulan penelitian ini menemukan bahwa motivasi pasien tidak signifikan dalam mempengaruhi kepatuhan pasien hemodialisis. Sebaliknya, tingkat pengetahuan, dukungan sosial, dan status ekonomi mempengaruhi kepatuhan pasien. Untuk mendukung kepatuhan pasien hemodialisis di masa mendatang, disarankan peningkatan pendidikan pasien, keterlibatan keluarga dalam pendampingan, dan kebijakan subsidi biaya terapi.
Copyrights © 2025