Cumulative Trauma Disorders (CTDs) merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang sering dialami oleh pekerja di industri garmen, khususnya pada bagian operator sewing yang melakukan pekerjaan repetitif dan statis dalam waktu lama. Sikap kerja yang tidak ergonomis diduga menjadi faktor risiko terjadinya keluhan CTDs. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap kerja dengan keluhan Cumulative Trauma Disorders (CTDs) pada operator sewing di PT X, perusahaan garmen di Kabupaten Kendal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain survei-analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 222 operator sewing yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner Sikap Kerja dan Nordic Body Map. Analisis hubungan antar variabel dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar operator sewing mengalami keluhan CTDs kategori sedang (45,0%), dengan keluhan terbanyak pada pinggang (20,46%), leher atas (20,34%), punggung (20,34%), leher bawah (19,83%), dan bahu kanan (19,03%). Sebagian besar responden memiliki sikap kerja dalam kategori Kurang Baik (76,6%). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara sikap kerja dengan keluhan CTDs (p = 0,907; p > 0,05) dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,008. Disarankan untuk melakukan program peregangan otot dan evaluasi secara berkala terkait faktor ergonomi.
Copyrights © 2025