Jarima: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Pidana Islam
Vol. 1 No. 2 (2025): Jarima: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Pidana Islam

Negosiasi antara Hukum Adat dan Hukum Pidana Islam: Praktik Sanksi Adat terhadap Pencurian Ternak di Aceh Barat Daya, Indonesia

Muslem Abdullah (Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh)
Zarahman Zarahman (Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2025

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan sanksi pidana adat terhadap kasus pencurian ternak di Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, dengan fokus pada integrasi antara hukum adat dan nilai-nilai syariat Islam dalam penyelesaian konflik berbasis keadilan restoratif. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan, wawancara, dan observasi, ditemukan bahwa lima desa di Susoh menerapkan sanksi adat seperti denda, pengembalian kerugian, kerja sosial, dan pembatasan sosial sebagai bentuk pemulihan hubungan sosial antara pelaku, korban, dan masyarakat. Penerapan sanksi ini tidak hanya mencerminkan kearifan lokal, tetapi juga sejalan dengan prinsip maqāṣid al-sharīʿah dan konsep ta‘zīr dalam hukum pidana Islam. Dengan demikian, penerapan sanksi pidana adat berbasis keadilan restoratif di Kecamatan Susoh berpotensi memperkuat sistem hukum masyarakat yang lebih responsif, kontekstual, dan efektif dalam menjaga ketertiban serta mewujudkan keadilan sosial di tingkat lokal.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JIMHPI

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Focus Jarima: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Pidan Islam emphasizes its focus on Islamic criminal law, criminal law, customary criminal law, and penology, criminology and presents developments both in Islamic countries in general and, in Indonesia specifically through the article publications, ...