Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembagian kerja berbasis gender pada buruh pabrik garam CV Tani Makmur Sejahtera Bersama. Penelitian ini memberikan kontribusi baru untuk melihat pembagian kerja berbasis gender pada buruh pabrik garam, berbeda dari sebagian besar dari penelitian sebelumnya yang mengenai pembagian kerja yang membahas dalam rumah tangga dan pembagian kerja dalam ketenagakerjaan. Masalah muncul sering kali disebabkan oleh konstruksi sosial dan budaya dipegang oleh masyarakat yang tidak mengedepankan prinsip kesetaraan gender. Oleh karena itu penelitian ini memiliki urgensi untuk memahami ketidaksetaraan dalam pembagian kerja yang ada di pabrik garam. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan penelitian ini berdasarkan purposive yaitu pemilihan informan berdasarkan tujuan. Teknik pengumpulan data menggunakan data observasi, wawancara, studi dokumen. Menganalisis data yang digunakan dalam penelitian ini menurut Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan/verifikasi. Penelitian ini menggunakan teori Nurture dipelopori oleh John Stuart Mill. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembagian kerja berbasis gender pada buruh pabrik yaitu pertama, membedakan distribusi pembagian kerja pada buruh pabrik dengan penentuan pembagian kerja dibagi kedalam 4 kategori yaitu pekerjaan borong bungkus, borongan bongkar muat, borongan harian, karyawan bulanan. Penempatan kerja di pabrik garam CV Tani Makmur yaitu terdapat faktor fisik dan kebutuhan, pendidikan, pengalaman kerja. Kedua, sistem pengupahan berdasarkan jenis pekerjaan. Ketiga, potensi resiko kerja dalam kegiataan produksi di pabrik garam. Implikasi temuan ini memperlihat bahwa pembagian kerja di pabrik garam terdapat perbedaan peran laki-laki dan perempuan, dan munculnya bentuk kesetaraan yang tercipta dalam proses kerja.
Copyrights © 2026