Penelitian ini bertujuan menganalisis pola pembentukan opini perangkat desa melalui media sosial di Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga Desa Telukan. Fokus penelitian mengeksplorasi strategi komunikasi digital pemerintah desa dalam menyebarkan informasi, membangun interaksi, dan mempertimbangkan keberagaman demografis masyarakat. Hasil penelitian mengungkapkan tiga pola pembentukan opini pertama, penyebaran informasi terstruktur melalui WhatsApp Group, Instagram, dan Facebook untuk menciptakan keterbukaan dan transparansi pemerintahan. Kedua, komunikasi interaktif yang memungkinkan masyarakat memberikan masukan langsung. Ketiga, segmentasi audiens berdasarkan karakteristik demografis dengan pendekatan berbeda untuk setiap kelompok usia. Penelitian ini mengidentifikasi tantangan implementasi strategi komunikasi digital, seperti ketimpangan partisipasi dan kendala aksesibilitas digital. Pendekatan digital sudah cukup membantu meningkatkan transparansi dan partisipasi, dan efisiensi informasi warga desa Telukan. Rekomendasi penelitian mencakup pengembangan literasi digital, perancangan mekanisme umpan balik inklusif, dan integrasi komunikasi digital dengan pendekatan tradisional untuk memperkuat pola komunikasi pemerintahan desa di era digital kontemporer yang semakin kompleks.
Copyrights © 2025