Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal kerja dan leverage ratio terhadap profitabilitas pada perusahaan pertambangan, dengan studi kasus pada PT Bukit Asam Tbk periode 2017–2024. Profitabilitas diukur menggunakan Return on Assets (ROA), modal kerja dihitung berdasarkan selisih aktiva lancar dan kewajiban lancar, sedangkan leverage ratio diukur menggunakan debt to asset ratio. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Sampel penelitian berjumlah 32 observasi triwulanan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji parsial (uji-t), uji simultan (uji-F), dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) modal kerja berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, yang berarti efisiensi pengelolaan modal kerja berdampak langsung pada peningkatan laba; (2) leverage ratio berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, menunjukkan bahwa proporsi penggunaan utang memengaruhi kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan; dan (3) secara simultan modal kerja dan leverage ratio berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,676. Artinya, 67,6% variasi profitabilitas dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan modal kerja yang optimal dan penggunaan leverage yang proporsional untuk menjaga kinerja keuangan perusahaan, khususnya pada sektor pertambangan. Temuan ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan, akademisi, dan peneliti selanjutnya.
Copyrights © 2025