Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variabel-variabel tertentu terhadap nilai perusahaan pada sektor properti dan real estate yang listing di Bursa Efek Indonesia. Fokus penelitian meliputi praktik penghindaran pajak (tax avoidance), keputusan struktur modal, kinerja profitabilitas, serta pertumbuhan penjualan. Periode pengamatan yang digunakan adalah lima tahun, yaitu dari 2020 sampai dengan 2024. Pendekatan kuantitatif dipilih dengan memanfaatkan data sekunder yang diakses melalui portal resmi BEI. Dari keseluruhan populasi yang berjumlah 61 perusahaan, penelitian ini memilih 15 emiten sebagai unit analisis dengan menerapkan metode purposive sampling. Secara metodologis, analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil pengujian secara parsial mengungkapkan beberapa temuan penting. Pertama, praktik penghindaran pajak berdampak positif dan signifikan terhadap peningkatan nilai perusahaan, dibuktikan dengan tingkat signifikansi 0,001 dan nilai t-statistik 3,398. Kedua, kebijakan hutang justru menunjukkan efek negatif yang signifikan, tercermin dari signifikansi 0,041 dan t-statistik negatif sebesar -2,083. Ketiga, meskipun koefisien regresi profitabilitas bernilai positif dan t-statistiknya (1,671) melampaui nilai kritis, pengaruhnya tidak signifikan secara statistik karena nilai p-value 0,099 melebihi batas 0,05. Keempat, pertumbuhan penjualan terbukti menjadi pendorong positif dan signifikan bagi nilai perusahaan, dengan signifikansi 0,003 dan t-statistik 3,069. Selanjutnya, pengujian secara simultan membuktikan bahwa keempat variabel independen tersebut secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen. Nilai Adjusted R-Square sebesar 0,181 mengindikasikan bahwa model penelitian mampu menerangkan sekitar 18,1% dari variasi nilai perusahaan, sedangkan sisa 81,9% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model analisis ini
Copyrights © 2026