Kehilangan seluruh gigi adalah kasus yang sangat sering dijumpai oleh dokter gigi, terutama pada pasien yang berusia lanjut. Pembuatan gigi tiruan menjadi opsi yang tepat untuk kasus kehilangan gigi. Pada situasi tersisa beberapa gigi alami, prostodontis menghadapi dilema dalam menentukan perawatan. Pada beberapa kasus, overdenture menjadi opsi perawatan yang menguntungkan. Berdasarkan filosofi dari prostodontik preventif, overdenture memiliki keuntungan jangka panjang dalam mempertahankan kinestesi dan tulang alveolar yang tersisa. Artikel ini memaparkan tentang perawatan rehabilitasi pada pasien dengan kondisi tersisa dua gigi alami pada rahang bawah menggunakan gigi tiruan lengkap teleskopik. Disimpulkan bahwa gigi tiruan teleskopik unggul pada aspek retensi, stabilitas, dukungan, dan psikologis pada pasien.
Copyrights © 2025