Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan
Vol 9 No 2: September 2024

Menuju Tata Kelola Arsip Berkelanjutan: Analisis Pengelolaan Arsip Inaktif Di Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan Provinsi Bengkulu

Devis Perori (Program Studi Administrasi Publik, Fisip, Universitas Bengkulu)
Jatmiko Yogopriyatno (Program Studi Administrasi Publik, Fisip, Universitas Bengkulu)
Yorry Hardayani (Program Studi Administrasi Publik, Fisip, Universitas Bengkulu)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2024

Abstract

Pengelolaan kearsipan di BPKP Provinsi Bengkulu belum optimal karena adanya penumpukan arsip inaktif yang disebabkan oleh jumlah arsiparis yang kurang memadai dibandingkan dengan jumlah arsip yang ada. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis melakukan penelitian mengenai pengelolaan arsip inaktif di Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Bengkulu. Penelitian ini menggunakan aspek penelitian dari teori Nooryani (2018), yang meliputi berbagai langkah seperti survei arsip, menyusun daftar, mengajukan usulan perbaikan, penyortiran, pemberkasan, pendeskripsian, pengelompokan, pembuatan kartu deskripsi, penomoran arsip, dan pelabelan boks. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip inaktif di Kantor Perwakilan belum dilakukan secara optimal, karena beberapa kegiatan dalam proses pengelolaan tidak dilaksanakan. Arsiparis dan pengelola arsip ditemukan hanya melakukan beberapa aspek tertentu dari pengelolaan arsip inaktif, bukan keseluruhan proses.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jak

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan merupakan media publikasi ilmiah yang berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, dan praktik di bidang administrasi perkantoran serta kesekretarisan. Jurnal ini bertujuan menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk ...