Penelitian ini mengkaji secara komprehensif peningkatan kinerja pengelolaan arsip di Bank X – area Jakarta sebagai respons terhadap tantangan transformasi menuju era digital filing. Dengan menggunakan metode kualitatif yang meliputi observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur dengan personel kunci, dan telaah dokumentasi proses, studi ini mengidentifikasi berbagai inefisiensi kritis dalam manajemen siklus dokumen, infrastruktur pengarsipan fisik, dan tata letak ergonomis kantor. Temuan menunjukkan kurangnya sistem pengarsipan elektronik (EFS) yang kokoh, fasilitas penyimpanan arsip yang belum memenuhi standar tahan api dan hama, serta pelatihan sumber daya manusia yang belum mencukupi; semua faktor ini berdampak negatif terhadap efisiensi operasional dan keamanan informasi. Studi ini menawarkan pendekatan multi-dimensi: mengadopsi EFS berbasis cloud yang disesuaikan untuk operasi perbankan, memperbarui infrastruktur penyimpanan dengan standar proteksi bersertifikat, menginstitusikan klasifikasi dan indeksasi sistematis yang didukung audit rutin, serta melaksanakan program pelatihan komprehensif untuk meningkatkan kompetensi staf. Implementasi yang diusulkan mengikuti model siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA) guna menjamin peningkatan proses berkelanjutan. Strategi terintegrasi ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dokumen, menjaga integritas arsip, dan memperlancar alur administratif yang sangat penting bagi pencapaian tujuan strategis Bank X dalam ekonomi digital.
Copyrights © 2025