Revolusi industri 4.0 dan era disrupsi digital telah menghadirkan tantangan fundamental bagi institusi pendidikan Islam, membutuhkan transformasi paradigma kepemimpinan yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai tradisional dengan tuntutan modernisasi. Penelitian systematic literature review ini bertujuan menganalisis model integrasi nilai-nilai profetik dalam praktik kepemimpinan pendidikan Islam di era disrupsi, dengan fokus pada identifikasi strategi adaptasi, tantangan implementasi, dan implikasi praktis. Menggunakan protokol PRISMA, penelitian melakukan pencarian komprehensif melalui multiple database, menghasilkan empat artikel final dari 2.200 artikel yang ditemukan. Metode systematic literature review digunakan untuk mensintesis temuan dan perspektif terkini tentang kepemimpinan profetik. Hasil penelitian mengungkap model kepemimpinan profetik yang multidimensional, dengan empat dimensi utama: sidiq (kejujuran), amanah (kepercayaan), tabligh (komunikasi), dan fathonah (kecerdasan). Penelitian mengidentifikasi tantangan signifikan dalam implementasi, termasuk resistensi budaya organisasi, kesenjangan kompetensi digital, dan kompleksitas adaptasi sistem manajemen. Strategi adaptasi yang diusulkan mencakup peningkatan literasi teknologi, penciptaan budaya organisasi adaptif, dan pengembangan model kepemimpinan yang menjembatani tradisi dan modernitas. Kontribusi utama penelitian adalah pengembangan kerangka konseptual integrasi nilai profetik di era disrupsi, yang menawarkan perspektif baru tentang fleksibilitas kepemimpinan spiritual dalam konteks pendidikan Islam. Penelitian menyarankan pendekatan dinamis yang mampu mensinergikan tradisi spiritual dengan inovasi kontemporer, tanpa kehilangan esensi nilai-nilai fundamental Islam.
Copyrights © 2025